Thursday, December 14, 2017

Unboxing Guitalele (Gitar Lele) Yamaha GL 1 Untuk Pemula


Hallo Gaes, Desember akan segera berakhir. Begitu juga dengan tahun 2017 yang akan segera pergi dan akan digantikan dengan tahun 2018. Pada penghujung tahun 2017 ini, injinkan gue buat ngepost. Postingan gue di tahun 2017 emang menurun dan lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun lalu, maupun tahun sebelumnya.




Oke, lanjut lagi ya gaes, jadi beberapa waktu kemarin, adik gue lagi pengen gitar. Sebagai kakak yang baik, gue pun juga punya keinginan beli gitar untuk menemani si Chaha. Btw, Chacha adalah gitat klasik yang sedang gue mainin sampe hari ini.



Setelah bertapa dan bersemedi selama 3 hari 3 malam, akhirnya keputusan buat meminang sebuah gitar menjadi semakin mantap. Dipilihlah gitar yang cukup unik, yaitu gitar lele. Orang-orang biasa menyebutnya guitalele.



Buat yang belum tahu guita lele, gitar lele adalah kombinasi gitar dan ikan lele. Bukann!!!!
guita lele adalah gitar dan ukulele. Gitar biasa tapi ukurannya seperti ukulele. Buat   yang belom tahu juga ukulele, gue kasih tahu. Ukulele itu gitar yang senarnya 4 ya gaes.



Setelah mantap, sore keesokan harinya gue dan adik gue beli. Kondisi hujan di Jogja enggak menyurutkan niat gue untuk beli Guita Lele Yamaha GL 1. Tempat yang pertama gue datangi adalah Gramedia Sudirman yang ada di Jogja. 



WAITTT...!!!!

"Nuu... elooo beli gitar di Gramedia??? Beli buku gambar gitar yak???"



Bukaaannn keleuss.. di Gramedia emang ada orang jualan gitar. Gitar classik yang gue pake sekarang ini, gue beli di Gramedia Sudirman 7 tahun lalu.
Sesampai di Gramedia Sudirman, gue langsung menuju toko musik yang ada di lantai 1.


"Mas... beli gitar lele donk." kataku kepada si Penjual.
"Itu mas, tinggal pilih aja." balas si penjual.



Gue memegang gitar lele yang tergantung gantungan yang ada di depan gue. Gue cek, ternyata merknya bukan YAmaha. Entah gue lupa merknya apa, yang jelas bukan merk yang cari. 



Gue udah sukak sama produk-produk Yamaha. Gue pernah pegang gitar merk Burung, dan menurut gue seiring dengan bertambahnya usia gitar, suara dari gitar berubah. Tapi beda banget dengan YAmaha , suaranya cenderung relatif enggak berubah. Selain itu, kelebihan dari Gitar Yamaha itu senarnya empuk dan necknya pas di tangan.


"Mas... yang Yamaha enggak ada?"
"Wah... kami gak punya jeh mas."
"Owh gitu, ya udah, mas, enggak jadi." kata gue kecewa.
"Mas, kalau mau beli produk Yamaha, coba cek toko Musik yang ada di belakang Gramedia ini. Disana  Produk Yamaha semua."

"..."

mendengar itu, gue langsung menuju tempat yang dikatakan si penjual. Hanya bermodalkan google map dan mantol, akhirnya gue berhasil menemukan toko yang dimaksud.



Sampai di toko musik, gue langsung beli. dan alhamdulillah produk yang gue cari emang ada. gue cukup terkejut karena toko musik yang gue kunjungi ini adalah agen alat musik Yamaha. Di sini juga merupakan tempat les musik. Selain tempat les dan tempat jualan gitar, di tempat ini juga menjual onderdil alat musik seperti biola, gitar, dan drum.

Okelah, mungkin cukup cerita singkat pembelian guitalele Yamaha GL 1,  daripada kelamaan, langsung aja kita unboxing guita lele. Berikut ini adalah video buka box guita lele Yamaha GL 1. Jangan lupa klik subscribe ya biar Youtube gue semakin berkembang.


No comments:

Post a Comment

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou