Masih jelas dalam ingatan saya, pada Jumat, 25 Oktober 2024, di acara Pekan Buku Magelang yang diselenggarakan oleh Melek Huruf, saya bertemu dengan seorang penulis, Mas @Agusmagelangan. Sore itu, Mas Agus berkata, “Belum sah dikatakan penulis jika belum menulis novel.” Ia menyebut nama-nama besar: Ahmad Tohari dengan Ronggeng Dukuh Paruk, Marah Rusli dengan Siti Nurbaya, dan Hamka dengan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck.
Dari pertemuan itulah, saya mulai termotivasi untuk belajar menulis novel. Alhamdulillah, di penghujung tahun 2025, novel pertama saya akhirnya terbit. Novel ini sekaligus menjadi buku ke-6 yang saya tulis sendiri dari total 11 buku yang telah saya hasilkan. Kata demi kata, paragraf demi paragraf, terangkai hingga tanpa terasa mencapai 409 halaman.
Terima kasih juga saya sampaikan kepada Mbak @xtnofrd atas desain sampulnya yang ciamik dan sesuai dengan gambaran yang saya inginkan. Semoga novel ini menjadi pemantik semangat bagi saya untuk terus berkarya dan menghasilkan lebih banyak karya di tahun-tahun mendatang.
Novel terbaru saya telah terbit dengan judul Izinkan Aku Jatuh Cinta di Jogja (Lagi)
Bagi Anda yang tertarik membacanya dan membeli, silakan mengunjungi:
👉 https://tinyurl.com/Izinjogja
Kategori Buku : Novel
Penulis : Wisnu Murti Pratama
Jumlah Halaman : 408 halaman
Dimensi : 14 x 20 cm
ISBN : 978-634-229-355-3
E-ISBN : 978-634-229-356-0
Tahun Terbit : 2025
Editor : Resa Awahita
Desain & Penata Letak : Novia Fernanda
Karena ini novel pertama yang saya buat, tentunya masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya.
Jabat erat!
.jpg)

.jpg)