Friday, December 22, 2017

Jalan-Jalan Mengunjungi Gereja Gothic Sayidan Jogja


“Segala perbedaan itu”
“Membuatku jauh dariku…”
“Biarlah sang Waktu menjaga cintamu…”
(Ari Lasso- Perbedaan)

Jika kalian tahu lagu di atas, pasti kalian seumuran dengan gue, bahkan lebih tua dari gue. Lagu yang cukup romantis dan fenomenal yang bercerita tentang kisah cinta yang harus berpisah karena adanya perbedaan. Entah perbedaan keyakinan, ataukah perbedaan suku. Lagu ini sangat booming di tahun 2000-an. Lagu dari album pertama Ari Lasso yang Sendiri Dulu, album solo pertama Ari Lasso setelah keluar dari Dewa 19.


Gue enggak akan membahas tentang lagunya, tapi gue akan membahas lokasi yang pernah dijadikan tempat videoclip dalam lagu Perbedaan ini. Jika kalian udah pernah melihat video clip, pasti kalian akan melihat bangunan bergaya gothic yang mirip seperti gereja. Dulu, gue mengira jika lokasi pembuatan videoclip di Jakarta atau malah di eropa.





Beberapa hari ini gue enggak sengaja melihat sebuah postingan di IG Jogja, dan menemukan sebuah foto yang mirip dengan bangunan yang ada dalam lagunya Ari Lasso. Gue iseng-iseng buka dan gue cek, ternyata emang sama. Karena penasaran, gue browsing-browsing lokalisasi. Eh, maksud gue lokasi letak gereja Gothic ini. Dan ternyata lokasinya ada di Jogja, deket Jogja Tronik. 


Kok gue bisa enggak tahu ya, padahal gue sering banget lewat daerah itu. Akhirnya karena penasaran, keesokan harinya gue memutuskan untuk mengunjungi Gereja Gothic yang fenomenal ini.


Lokasi Gereja Gothic Jogja terletak di Sayidan,. FYI, Sayidan juga merupakan lagunya Shaggy Dog. Ini penting!


Bermodalkan GPS, gue sampe di TKP. Dan Lokasinya emang di deket Jogja Tronik, tepatnya di lampu merah sebelum Jogja Tronik jika dari arah perempatan Taman Taman Pintar. Pantes aja gue enggak tahu dan enggak sadar karena lokasinya emang di deket lampu merah. Dan lampu merah ini, pengendara harus jalan terus meskipun lampu merah.


Sampe di TKP, ada beberapa manusia dan ababil yang sedang berfoto-foto di tanah lapang yang ada di sebelah lampu merah. Gue yakin, dalam beberapa waktu ke depan, tempat ini bakal jadi ngehits dan booming layaknya gereja Ayam yang ada di deket rumah gue.


Sesampai di lokasi, gue cukup kaget karena bangunan ini mirip banget di eropa. Bangunan bermodel gothic ala-ala gereja Eropa.  Ada salib, dan ada patung Yesus yang cukup besar. Orang-orang menyebutnya gereja Gothic, padahal ini adalah sebuah rumah milik orang Tionghoa. 


Sayangnya, rumah sebesar ini kosong, udah ditinggalin sama pemiliknya. Hal ini terlihat dari lumut-lumut dan tanaman liar yang tumbuh di dinding bangunan gereja Gothic ini. Bahkan, warna tembok yang sudah memudar mengisyartkan jika bangunan ini udah lama banget ditinggalkan. Menurut berbagai sumber, bangunan ini dibangun tahun 80-an oleh pengusaha Tionghoa yang kaya banget. Ya jelaslah, kalau enggak kaya ya gak akan bangun bangunan unik ini.


Bangunan ini udah lama enggak dijamah pemiliknya. Gereja Gothic ini selalu tertutup dan terkunci. Jadi, pengunjung enggak bisa masuk ke dalam, kecuali melompati pagar. Tapi kan enggak etis kan. Pengunjung cuman bisa menikmati keindahan gereja ini dari luar saja.



Untuk akses menuju tempat ini cukup mudah. Kenapa mudah? Soalnya gue enggak nyasar dan langusung ketemu dalam sekali perjalanan, aseek. Untuk aksesnya, jika kalian dari Taman Pintar, silakan kalian belok ke kanan, menuju jalan Bantul/ Jogja Tronik. Lurus aja sampe kalian menemukan lampu merah. Nah, tepat di sebelah kiri jalan, kalian akan menumukan bangunan gothic Sayidan yang cukup unik ini. Tapi, perlu diinget, 5 meter sebelum sampe lampu merah, gue saranin untuk mengurangi kecepatan. Takutnya kalian akan melewati bangunan ini, terlebih lagi lampu merah di sana mewajibkan kalian jalan terus meskipun merah.



Oke, mungkin cukup ini  aja cerita dari gue. Makasih udah baca dan mampir.  Gue menyarankan segera kunjungi, sebelum tempat ini jadi viral. Jika udah booming, udah dipastikan nasibnya seperti Gereja Ayam. Bisa-bisa kalian akan melewatkan moment foto yang bagus gara-gara pengunjung yang membludak. Karena gue yakin, jika tempat ini sebentar lagi bakal booming. Jika kalian ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar. Owh iya, buat kalian, silakan support channel Youtube gue ya. Biar gue semakin semangat bikin video.


Untuk review videonya, kalian bisa tonton video gue di bawah ini. Tapi, sebelumnya, silakan klik subscribe dulu ya biar gue lebih semangat lagi bikin video. Support karya anak bangsa.

 


1 comment:

  1. keren yak nih gereja, arsitekturny eropa banget, mantep lah, sekali2 lihat2 main2 ke sana
    poker online indonesia

    ReplyDelete

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou