Sunday, July 3, 2016

Sahabat atau Gebetan?


“Nu… aku mau nanya…”
“Nanya apaan…”
“Kalau sahabat kita sendiri suka sama cowok yang kita taksir gimana?”
“Lah kok sahabatmu bisa suka?”
“Dulu aku sering curhat sama sahabatku, eh sahabatku malah jadi suka. Menurutmu gimana? Aku harus milih sahabat apa gebetanku?”
“…”

Aku cuman bisa terdiam setelah membaca curhatan dari salah satu sahabatku beberapa minggu yang lalu. Aku juga bingung mau bales apaan. Jadi beberapa minggu yang lalu salah satu temenku tiba-tiba curhat seperti itu. Aku mau jawab juga bingung, soalnya aku belom pernah ngalamin seperti itu. Maksudnya belum pernah ditikung sahabat, tapi kalo temen sih udah sering. *nangis di pangkuan Mamah Dedeh.


Karena beberapa hari yang lalu sibuk, jadi baru sekarang aku bahas di postingan blog ini.  Kalau ditanya mana yang harus dipilih, sahabat apa gebetan? Ya jujur aja, pasti rasanya dilema seperti sedang dihadapkan dengan buah si Malakama. Kalau aku ditanya teman apa gebetan, ya aku jelas memilih gebetan. Tapi, jika disuruh memilih gebetan dengan sahabat, ya aku harus mikir-mikir dahulu. Ya semoga aja aku gak mengalami kejadian seperti ini, amin.

Ya menurutku, temenku ini juga salah. Gak akan ada asap jika gak ada api, gak akan ada mantan jika gak ada jadian, eh. Namanya juga cewek, pasti suka banget sama yang namanya curhat, apalagi curhat dengan sahabat dekatnya. Entah itu cerita masalah hidup, masalah kerjaan, kuliah, bahkan sampe curhat masalah asmara. Hingga tanpa sadar mereka menceritakan 100% privasi mereka. Ehm. Menurutku, jangan pernah membuka 100% privasi kita kepada orang lain, termasuk sahabat dekat kita. Karena kita gak akan tahu, mungkin saat ini mereka adalah sahabat kita.  Kita juga gak akan tahu ke depannya jika sahabat kita menjadi musuh dan mereka tahu semua rahasa kita. Ya endingnya, bisa ditebak sendiri.

Waa… oke, aku kok malah nyalahin sih, gak ngasih solusi?

Kalau ditanya teman apa gebetan, aku akan memilih gebetan. Ya aku akan bilang dengan tegas ke temanku, kalau aku suka sama gebetanku. Kalau kalau kamu juga suka, mari bersaing dengan sehat. *benerin sarung*

Tapi, kalau kasusnya gebetan atau sahabat, ya harus mikir-mikir dahulu. Apalagi kalau hubungan yang terjalin dengan sahabatmu itu udah lama banget. Kalau sahabat kita terang-terangan bilang ke kita kalau dia suka sama gebetan kita, kita cuman bisa mangap-mangap sambil menahan sesak di dalam dada.

Kalau melihat kasus ini, aku jadi inget beberapa film yang pernah aku tonton seperti Dua Tanda Cinta, White Album 2, Scholl Days, Kimi No Iru Machi, Pocong Goyang Karawang, eh. Untuk yang terakhir abaikan saja. Film-film tadi menceritakan konflik cinta segitiga antar sahabat dan teman. Ya menurutku kasus-kasus seperti ini udah sering terjadi.

Back to topic, menurutku, apa yang harus dilakukan? Kalau kita tetep memilih gebetan, kita akan kehilangan sahabat kita. Padahal mencari sahabat itu gak semudah memancing di aquarium. Mungkin kalian, termasuk aku, punya banyak teman, tapi pasti kita hanya punya beberapa sahabat. Kita juga gak akan tau, setelah kita jadian dengan gebetan kita, tiba-tiba kita putus, endingnya kita kehilangan gebetan dan sahabat. Yap, kita kehilangan semua, baik gebetan, maupun sahabat.

Tapi jika kita memilih sahabat kita, pasti juga akan berbeda ceritanya. Kita mengalah dan mempersilakan sahabat kita dekat dengan gebetan kita, dan endingnya mereka jadian. Ya pasti rasanya nyesek banget kan, saat orang yang kita sukai tiba-tiba jadian dengan sahabat kita sendiri. Ehm tapi setidaknya kita udah berkontribusi menyelamatkan dua hubungan. Hubungan dengan sahabat, dan hubungan dengan mantan gebetan. Jadi kta gak akan kehilangan dua orang yang kita sayangi. Anggep aja, kebahagian dia juga merupakan kehabagaimu, eaa.

Nyesek itu pasti, tapi ya mau gimana lagi. Mending kamu move on dan memilih untuk tidak ikut masuk ke dalam lingkaran hubungan mereka berdua. Nanti kalian bisa baperr. Ya mending ikhlaskan aja, kalau masih belom bisa move on, ya berusaha.

Ya menurut itu aja pendapat dariku, semoga temenku bisa lapang dada. Maap kalau jawabannya kurang sempurna, karena kesempurnaan itu saat kau menjadi pendamping hidupku, eaa. Buat kamu yang mengalami cinta segitiga, aku saranin nonton White Album 2 aja. Pasti feelnya dapet. Selamat menikmati NTR gaes.

No comments:

Post a Comment

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou