Loading...

Explorer Punya Cerita

Welcome February Gengs.  Akhirnya bisa ngepost di blog ini lagi. Setelah beberapa hari ini menunda ngeblog gara-gara enggak ada koneksi...

Welcome February Gengs. 

Akhirnya bisa ngepost di blog ini lagi. Setelah beberapa hari ini menunda ngeblog gara-gara enggak ada koneksi internet.  Wajar aja Gengs, rumah gue emang fakir sinyal. Oleh karena itu setiap gue lagi di rumah pasti komunikasi dengan dunia luar terputus. Enggak sedikit dari teman-teman gue marah-marah gara gue enggak bales SMS, kadang mereka kalo nelfon selalu gagal. Wajar aja, gue bukan enggak mau balas SMS teman teman gue,tapi karena sinyal di rumah gue kayak kamu, kadang datang kadang pergi, eaa. 


Oke… kali ini gue akan sedikit berbagi cerita pengalaman gue kemarin. Jadi, hari Sabtu kemarin, iya sabtu menjelang malam Minggu, gue kedatangan tamu. Adik tingkat gue dari Solo datang ke rumah gue. Dua adik tingkat gue jauh-jauh dari Solo main ke rumah gue yang ada di Magelang. Sebagai senior, gue sangat senang banget karena enggak cuman  teman seangkatan aja yang main ke rumah, tapi adik tingkat juga. Sebulan yang lalu teman seangkatan, kemarin Adik tingkat. Alhamdulilah, gue masih punya relasi yang baik dengan adik tingkat. Jadi gue ini orangnya sok kenal. Selama kuliah, gue enggak cuman deket aja dengan teman seangkatan maupun senior, tapi gue juga deket dengan Junior. Inget ya… kalo kalian kuliah cuman kenal teman seangkatan, atau bahkan sama teman seangkatan enggak kenal semua, maka kalian termasuk orang yang bisa bersosialisasi. Percuma kalo kalian kulian cuman kenal teman seangkatan, menurut gue kita juga harus bisa membangun relasi dengan yang lain. Ya emang sekarang kita belum bisa merasakan hasilnya, mungkin di kemudian hari kita relasi kita bisa membantu kita dikemudian hari,

Oke… lanjut ke cerita, jadi Sabtu Sore, dua orang junior gue tiba di Magelang. Karena udah sampe Magelang, enggak mungkin kan kalo cuman main ke rumah gue aja. Gue berencana ngajakin kedua junior gue jalan-jalan menjelajahi Magelang. 

Sabtu malam telah tiba, oke Skip aja, langsung Minggu aja ya. 

Minggu pagi yang cerah untuk jiwa yang sepi, gue mengajak kedua junior gue jalan jalan di sekitar candi Borobudur.  Mau gue ajak ke Kota Magelang, kasian mereka berdua. Entar kalo kecapean dan lagian hari itu juga mereka harus cabut ke Solo. Jadi gue berencana mengajak mereka jalan di sekitar Rumah aja. Untuk destinasi yang pertama, gue ngajakin mereka ke Rumah kamera. Yap, rumah kamera adalah rumah milik seniman yang dibuat menyerupai kamera LDR. Maksud gue DSLR. Emang bangunan ini unik. Lokasinya enggak jauh dari candi Borobudur. Rumah kamera terletak di dekat hotel Amanjiwo. 
*Rumah berbentuk Kamera LDR

Sampe di Rumah kamera, kami cuman foto-foto di depan rumah aja. Gue engak masuk ke galeri dan 3D trick art. Menurut gue biasa aja. Cuman gambar 3D yang diprint di MMT besar dan kita cuman tinggal memainkan kamera aja. Iya, cukup memainkan kamera agar terlihat seperti 3D. 

Setelah puas foto-foto, gue ngajakin junior gue ke Candi Pawon. Sebenarnya gue ingin mengajak mereka ke candi Mendut, tapi sayangnya mereka kemarin udah ke sana. Ya udah, di candi Pawon aja. Sampe di candi Pawon, kami masuk ke dalam. Di sana gue menjadi tour guide junior gue. Gue menceritakan sejarah dan relief yang ada di candi Pawon. Candi pawon merupakan salah satu candi dinasti Syailendra yang merupakan salah satu destinasi saat perayaan waisak. Jadi saat waisak, para umat Budha berjalan dari Candi Mendut, menuju Candi Pawon, dan berakhir di Candi Borobudur. Setelah puas dan capek, kami foto-foto. Ya enggak afdol kalo enggak mengabadikan moment yang indah ini. 
*jadi tour guide junior dari Solo

*Sedang memberikan penjelasan
*Alay Dikit gak papalah
Setelah puas foto-foto, enggak lama kemudian langit tiba-tiba menangis. Padahal cuaca hari ini cerah banget. Kamipun bergegeas menuju destinasi selanjutnya. Untuk destinasi yang terakhir, gue mengajak junior gue ke gereja Ayam. Pada postingan gue sebelumnya udah pernah gue bahas tentang gereja ayam ini. Gerimis semakin deras, dan kamipun telah sampe di bukit Rhema. Motor diparkir di bawa, dan kami naik ke atas. Sumpah, jalanan yang menanjak membuat gue ingin didorong dari belakang, apalagi yang dorong kamu, eaa. Enggak lama kemudian, gue dan kedua junior gue sampe di atas, tepatnya di gereja ayam.
*Gereja ayam

Setelah beristirahat sejenak, kami bertiga menjelajah gereja ayam. Ruang demi ruang kami jelajah dan kami udah sampe di puncak. Gue dan kedua junior gue menikmati udara segar Magelang. Meskipun panas tapi kami menikmati jalan-jalan singkat ini. Setelah puas, kami balik ke rumah gue. Langit juga udah mendung. Kasian kedua junior gue kalau sampe kehujanan pas balik ke Solo. Gue juga enggak lupa mengabadikan moment di gereja Ayam.
*di puncak Mahkota ayam

Oke… gengs, gue juga enggak lupa berbagi laporan perjalan gue dengan kalian. Kalian bisa melihat video maker gue ini. Tapi maaf kalo editanya jelek. Gue baru belajar mainan edit video. Jadi gue belajar ngedit, langsung praktik ngedit video perjalan gue. Nih bagi kalian yang penasaran silahkan tonton aja.




Gue juga punya projek bikin video jalan-jalan. Jadi gue ingin memberikan gambaran tentang objek-obejek wisata yang recommended. Jadi projek ini gue kasih nama “Explorer Punya Cerita”. Ya semoga aja gue bisa menghasilkan lebih banyak episode. Jadi, Episode pertama dari Explorer Punya Cerita adalah tentang candi Pawon, Rumah Kamera, dan gereja ayam seperti yang barusan kalian lihat. 

Terimakasih udah baca tulisan gue, mungkin cukup ini dulu aja tulisan gue hari ini. Mohon maaf kalo ada kata-kata yang menyinggung. Sampe jumpa di postingan gue selanjutnya.
Traveling 4435188446781253301

Post a Comment

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou

emo-but-icon

Home item

dapatkan update

Random Posts

Blog Archive

Statistik

free web hit counter

Followers