Saturday, January 16, 2016

Perkumpulan Nama Murti


Banyak banget peristiwa yang terjadi dalam sepekan ini. Gue aja sampe geleng-geleng, kenapa setiap hari bisa ada kasus.  Seperti kasus tewasnya seseorang di kedai kopi. Kemudian disusul kasus pengeboman di kedai kopi asal Amerika. Bahkan perseteruan mantan istri Farhat Abbas, Regina dengan keluarga suami barunya, Krisna Murti. Kadang gue sering berangan angan jika setiap hari enggak ada kasus dan tragedi. Bisa-bisa banyak pembawa acara berita yang memilih jualan batagor gara-gara enggak ada berita kriminal yang disajikan. Bayangin aja jika dalam waktu seminggu kehidupan di bumi ini berlangsung damai, enggak ada kriminal, bahkan manusia bisa saling menghargai dan mengerti satu sama lain. Ah… itu mah cuman ada di Naruto aja.


Gue juga masih penasaran dengan kasus terbunuhnya seseorang di kedai kopi. Sampe sekarang gue masih penasaran, apakah korban dibunuh, atau bunuh diri, atau jadi korban salah sasaran? Kasus di kedai tadi mengingatkan gue akan Anime favorit gue, Detective Conan. Alurnya udah mirip banget seperti Conan. Di tempat terbuka, tiba-tiba ada korban tewas setelah meminum kopi. Banyak yang berspekulasi kalau korban tewas gara-gara sianida, termasuk gue. Tapi, biarlah misteri di kedai Kopi tadi diselesaikan oleh polisi.

Enggak lama setelah kasus di kedai kopi, terjadi peristiwa pengeboman di Sarinah yang sempet menggegerkan timeline twitter.  Bahkan enggak lama setelah peritiwa Starbuck, di timeline muncul meme pedagang, muncul hastag Polisi ganteng, bahkan muncul hastag Kami tidak takut. Tapi gue salut kalau polisi berhasil melumpuhkan pelaku. Tapi yang menarik perhatian gue adalah polisi yang berhasil menumpas gerombolan teroris tadi. Operasi yang dipimpin sama Bapak Krishna Murti. Gokil, gue juga sempet denger dia juga sering muncul di kasus tewasnya cewek di kedai kopi kemarin. Sumpah, gokil banget nih suami Regina satu ini.

Eh… bukaan… bukan suami Regina. Setelah gue browsing ternyata suami regina bukan Polisi. Namanya aja kebetulan mirip.  Guepun mencari tahu tentang Bapak Direskrimum Polda Metro Jaya yang namanya sama seperti suami Regina. Setelah berhasil mengumpukan informasi, ternyata beda jauh anatar Polisi Krishna Murti dan Krisna Murti yang sering muncul di infotaiment. Bahkan gue sempet kepoin fb si Pak Polisi satu ini, ternyata putrinya lumayan manis juga, eaa. *didor Polisi.

*Krisna Murti-nya Regina

Yang membuat gue tergelitik tentang Bapak Direskrimum Polda Metro Jaya dan Suami Regina adalah karena nama kami hampir mirip. Nama kami bahkan mirip banget. Bapak Direskrimum namanya Krishna Murti, sedangkan nama Suami Regina yang membuat sensasi namanya Krisna Murti. Sedangkan nama gue, Wisnu Murti. Yap, bener banget. Nama kami sama sama mengandung nama Murti. Tapi menurut dunia pewayangan, Krisna adalah titisan Dewa Wisnu.  Bahkan Nama lain dari Prabu Kresna adalah Wisnu Murti.
 *Kalau ini Krishna Murti Polisi

Karena itu, gue semakin tergelik untuk mencari tahu orang-orang yang bernama Murti. Setelah browsing browsing, ternyata nama Murti masih jarang. Gue cuman dapet Nugroho Wisnu Murti, orang yang pernah jadi duta besar Indonesia di PBB. Keren banget kan.
 *Kalau ini Wisnu Murti "Dubes di PBB

Selain nemuin bapak duta besar, gue juga nemuin nama Murti lagi, salah satu pemain 7 Manusia Harimau. Namanya Krisna Murti Nugroho. 
 *Kalau ini Krisna Murti 7 Manusia Harimau

Gue pun terfikir, gimana kalau orang yang punya nama Murti membentuk komunitas. Bener banget, membentuk komunitas nama Murti. Kan udah banyak komunitas nama “Sri”, komunitas nama “Sugeng”, dan “Slamet.”  Kan keren tuh kalo bikin perkumpulan nama “Murti”. Syukur-syukur bisa bikin band “The Murti”, kan gokil.

 *Kalau ini Wisnu Murti "Tuna Asmara" :(

Apapun namanya, menurut gue, nama pemberian orang tua adalah doa. So, kita harus tetep bangga dengan nama pemberian orang tua. Buat kalian yang punya nama Murti, mending kita bikin perkumpulan nama Murti aja, hahaha.

image source: wikipedia and liputan6

2 comments:

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou