Tuesday, September 16, 2014

Selalu Ada Alasan untuk Ketemu




Selamat malam para ex-koordinator KKN,
besuk sore kita ketemu, ada amanah dari kampus,
besuk ,ketemu sore jam 4 di kampus. (Mantan-Koordinator Kecamatan)
*Sent to All*

*pesan gagal terkirim*

Kenapa gagal terkirim? Setelah gue cek, pulsa habis. Gue nangis , dan hape gue jual.


Meski KKN udah berakhir, tapi   urusan gue sebagai koordinator kecamatan belum berakhir. Beberapa hari kemarin dapet kabar kalau ada urusan yang harus diselesaikan. Ya, mau enggak mau sebagai cowok yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya gue harus menyelesaikannya.
Malem harinya gue SMS para bawahan gue, para koordinator desa buat ngumpul dan ketemu. Ya itung itung reunian bareng salah satu member keluarga KKN gue dulu. Meski cuman satu orang, setidaknya bisa ketemu.
***

Sore hari, setelah pulang dari magang, gue siap-siap berangkat kampus. Hari ini kuliah juga enggak jadi. Gue ke kampus cuman mau menyelesaikan urusan bareng para koordinator desa. Gue janjian sama mereka jam 4 sore, dan jam 4 sore gue berangkat dari Kartasura, hina banget.

Setengah jam kemudian, gue nyampe di kampus. Gue celingak celinguk nyari temen-temen gue. Dan mereka juga belum datang, hina banget. Singkat cerita, temen-temen kordes datang satu persatu.

*PING!*
Kok ada yang ngechat, ternyata dari Salah satu temen cowok KKN gue dulu.

“Bro… lagi dimana? Aku mau mampir ini?”
Wew… dengan senang hati gue bales,

“Mampir wae Bro… aku di lapangan rektorat belakang mobil hitam, yang banyak ceweknya..”

*PING!*
Enggak lama kemudian, ada yang ngechat gue lagi. Ternyata dari salah satu keluarga KKN.

“Nu… jadi ngumpul? Kamu dimana? Aku nitip FD, diisi foto-foto KKN yak”

Gue pun membalas dengan jawaban yang sama. Enggak sampe setengah jam, temen gue datang dan cuman menghantarkan flashdisk doank. Dia langsung balik karena ada rapat. 

Oke, sejam kemudian, semua kordes udah dateng. Gue pun langsung membahas permasalahannya dan alhamdulilah hari itu juga selesai juga. Dengan pertemuan dengan para kordes sore ini, maka berakhir juga tugas gue sebagai kordinator kecamatan.
***

Setelah semua kordes pulang, temen-temen KKN gue datang. Gue mendadak shock, enggak ada angin enggak ada Syahrini, kenapa jadi ngumpul kaya gini? Meski enggak bisa ngumpul semua, seenggaknya gue bisa ngumpul bareng keluarga KKN (lagi).

Bukan kelompok KKN 17  kalo enggak narsis. Where there is us, there is a camera. Ya , untuk mengabadikan moment hari ini, gue dan anak-anak yang lain foto dulu. Ya, dibilang narsis? Masa bodoh lah, waktu enggak akan kembali. Sekali dia pergi, maka  dia enggak akan balik. Kalau ingin kembali ya tinggal pinjem mesin waktu Doraemon aja. Tapi,  buat gue  foto udah ibarat mesin waktu kok. Jadi enggak perlu lagi pinjem mesin waktu Doraemon. Lagian Doraemon udah pensiun dan balik ke masa depan, gembel.
 *Selalu ada Alasan untuk ketemu

*udah mirip kayak di kaset-kaset tape?

Ya… kejadian hari ini emang enggak terduga banget. niatnya sih cuman ketemu dengan ketua-ketua koordinator desa. Tapi endingnya malah ngumpul bareng anak-anak KKN. Yap, seperti itulah skenario Tuhan, Selalu romantis dan enggak terduga. Lakukan yang terbaik aja, kurangi MENGELUH dan perbanyak berTERIMAKASIH.

8 comments:

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou