Loading...

Welcome June, New Month New Spirit

Juni telah tiba…Juni telah tiba…. Hatiku gembira…   Hore… * jalan sambil lompat-lompat. Malem… enggak kerasa bulan Mei udah lewat...



Juni telah tiba…Juni telah tiba…. Hatiku gembira…  Hore… * jalan sambil lompat-lompat.

Malem… enggak kerasa bulan Mei udah lewat begitu aja. Bulan Mei yang menyisakan banyak cerita. Dari duel panas Jokowi dan Prabowo dalam menyambut pilpres. Sampe juga dengan berita panas dari kementrian Agama.  Kalo menteri Agama ditangkap, terus besuk yang ngumumin tanggal 1 syawal siapa coba? 



Bulan Mei udah lewat, Bulan Juni pun menggantikannya. Bulan yang pernuh dengan kenangan pahit dan asin. Yap. Karena bulan Mei kemarin  bulan kelahiran gue. Entah selera musik gue di Bulan Mei kemarin mendadak berubah. Biasanya dengerin lagu harajuku yang ngerock, akhirnya berganti dengan lagu kayak gini:


atau


Yang lalu biarlah berlalu. Hidup itu maju kedepan. Biarlah yang lalu menjadi kenangan. Cukup disimpan rapat-rapat dalam hati. Jadikan pengalaman  sebagai batu pijakan untuk melangkah ke depan.

Di bulan yang baru ini, gue ingin membangun semangat yang baru. Kehidupan yang baru.  Style baru, relasi yang baru. Biarlah yang lalu telah berlalu. Meski sudah berusaha semaksimal mungkin ya kita harus menyerahkan yang terbaik pada Sang Pencipta. 

Di Bulan yang baru ini gue cuman mau melangkah. Mulai berjalan lagi dari istirahat. Mulai mencoba mengambil langkah-langkah kecil. Iya, seperti bayi yang sedang berjalan merangkak. Kegagalan di masa lalu cukup dijadikan cambuk biar gue mau melangkah. Itu kata-kata guru gue pas masih kelas 5 SD. Saat itu gue lagi down,  tapi akhirnya  Guru ngasih motivasi biar gue terus maju. Melanjutkan jalan yang tersisa, jalan yang masih panjang.

Yap…  manusia itu pasti ada kesabarannya.  Nomer HP aja ada masa aktifnya. Kalau enggak diisi ya pasti akan kebakar dan solusinya beli nomer baru atau pergi ke Operator minta dibuatkan nomer yang sama.  Gue enggak mau terus menunggu, menunggu ketidak pastian. Ibarat menguras lautan, yang enggak mungkin dilakukan oleh manusia biasa. Gue memilih mengalah aja. Pengecut??? Enggak!!! Gue mengalah bukan berarti gue kalah. Gue mengalah karena gue ingin menjadi pemenang dalam permainan kehidupan ini. Gue lebih memilih mengalah karena dengan gue mengalah gue bisa membuat orang lain tersenyum. Bisa membuat orang lain bahagia, bisa membuat dua hati menyatu.
Dengan gue mengalah gue dapat melihat senyum orang yang berharga buat kita, bisa membuat orang yang kita sayangi tersenyum. Dengan gue mengalah gue enggak membebani orang yang sedang bingung diantara dua pilihan. Gue juga bisa membuat dua orang tersenyum tanpa ada beban yang mengganjal. Yap… itulah yang disebut pemenang. Gue enggak kalah. Gue telah menang. Seenggaknya dua orang dapat tersenyum karena gue. Yap, itulah pemenang sejati.

Gue cuman bisa tersenyum aja. Yap, itulah hidup, Hadapilah dengan senyuman aja, semua pasti akan baik-baik aja. Menyesal? Hadapilah dengan senyuman ajalah.

Di Bulan baru ini, gue akan berusaha bangkit dari keterpurukan. Percuma aja terpuruk. Sakit hati? Maafkan, tersenyum, dan berusaha mencari obatnya. Bulan ini bulan padat bagi gue. Yap… gue harus dihadapkan dengan KKN, PPL, Skripshit, SEMKIM. Ya jalani aja. Dalam waktu dekat ini gue bakal ikutan acara “Jika Aku Menjadi” versi mahasiswa sesat. Hahah. Gue dan TIM bakal dibuang di kampung dan berusaha menjadi orang desa (padahal berasal dari desa). Yap. Gue dan 2 cowok bakal menjalanai KKN perdana di kampus gue. Sebenarnya udah sejak dulu ada KKN, tapi semenjak ada kerusuhan 98, KKN dimatikan sementara. Dan apesnya angkatan gue menjadi sejarah diadakanya KKN season II.
*Kelompok KKN

Akhir-akhir ini gue juga jarang pulang  kampung. Soalnya tiap sabtu gue ada kuliah. Kuliah pembekalan KKN. Iyap. KKN sesat. Jika kehadiran kurang dari 75 persen maka dianggap mengundurkan diri dan harus ikut  semester selanjutnya. Sebenarnya KKN itu apa sih? Apakah Korupsi Kolusi Nepotisme? Ataukah Kisah KAsih Nyata? Hahaha… itu mah buat Jones. Tapi Masa depan itu masih misteri. Kita serahkan pada Sang Pembuat Skenario Kehidupan.  Jalani hari ini dengan ikhlas dan senang hati. Siapa tau bakal kayak FTV dimana tokoh utama bakal tampar-tamparan.. *Lhoh

Semangat aja… New spiritlah. Hidup itu emang susah… tapi akan terasa ringan jika udah dijalani dengan senang hati dan Ikhlas. Oke.. welcome June…
lagi Galau 2734312369795664715

Post a Comment

Hargailah penulis dengan meninggalkan jejak. Silakan berkomentar dengan baik dan sopan. No SARA. Jangan komentar sesat karena Blog ini juga dibaca anak-anak dan umum. arigatou

emo-but-icon

Home item

dapatkan update

Subscribe My Youtube

Random Posts

Blog Archive

Statistik

free web hit counter

Followers